Monday, 22 Oct 2018

Faktor yang Membuat Harga Hewan Qurban Menjadi Mahal

Faktor yang Membuat Harga Hewan Qurban Menjadi Mahal

Harga hewan qurban sudah bukan menjadi rahasia umum lagi setiap tahunnya mengalami kenaikan. Bukan hanya kenaikan biasa tapi seringkali kenaikan harganya sangat signifikan. Hal tersebut tentunya membuat mereka yang ingin berqurban harus menyiapkan dana jauh-jauh hari. Lalu apa yang membuat harga tersebut mengalami kenaikan? Berikut ada beberapa faktornya.

  1. Biaya Pakan yang Mahal

Faktor pertama yang membuat hewan qurban terus mengalami kenaikan harga adalah biaya pakan yang juga mengalami kenaikan. Biasanya pakan ini juga mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal tersebutlah yang kemudian membuat dampak langsung terhadap hewan apapun dengan jenis pakan yang mengalami kenaikan harga tersebut.

Apalagi untuk hewan jenis sapi karena seperti yang diketahui membutuhkan porsi makanan yang jauh lebih banyak dan juga pakan yang beragam. Hal tersebutlah yang kemudian membuat biaya untuk bisa membesarkan sapi juga semakin besar. Biasanya pakan yang mahal ini akan disolusikan oleh peternak dengan membuat pakan sendiri atau mengombinasikan pakan.

  1. Biaya Perawatan yang Mahal

Bukan hanya pakan yang dibutuhkan oleh hewan tapi juga perawatan untuk mereka. Nyatanya biaya perawatan yang dibutuhkan oleh hewan qurban juga tidak murah. Bahkan setiap tahunnya juga mengalami peningkatan tergantung dengan berbagai harga yang naik. Untuk biaya perawatan hewan ini sendiri tergantung dari jenis hewan itu.

Namun jenis sapi memang tidak bisa dipungkiri sebagai jenis hewan qurban yang membutuhkan biaya perawatan yang tidak murah. Biaya perawatan itu sendiri biasanya berfokus pada kesehatan dan juga penampilan dari hewan tersebut. Terutama pada bagian bulu mereka yang seringkali harus mendapatkan vitamin untuk terhindar dari kutu atau terlihat kusam.

Stok Hewan Kurban

  1. Harga Sewa Tanah

Jangan lupakan juga dengan harga sewa tanah yang juga mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Meskipun peningkatan harga dari sewa tanah tersebut tidak terlalu mencolok tapi tetap saja memberikan dampak signifikan pada harga hewan. Biasanya sewa tanah ini akan digunakan oleh para pedagang untuk membangun kandang guna menampung hewan qurban yang dimiliki.

Biasanya para pedagang tersebut harus mengeluarkan dana sekitar Rp 30 juta untuk bisa menyewa 3 lokasi dengan durasi satu bulan sewa. Hal tersebut juga dibarengi dengan beberapa catatan yang seringkali membuat pedagang tidak memiliki pilihan selain menaikan harga hewan. Apalagi bisa dibilang kandang ini merupakan hal yang penting untuk pedagang hewan.

  1. Kenaikan Biaya Angkut

Biaya angkut ternyata juga mempengaruhi harga dari hewan qurban yang ada di pasaran. Mungkin belum banyak yang tahu bahwa banyak hewan bisa sampai di pasar membutuhkan perjalanan yang jauh. Perjalanan jauh ini hanya bisa ditempuh dengan membawa mobil atau kendaraan angkut.

Asal tahu saja, kenaikan dari biaya angkut ini dipengaruhi oleh berbagai hal. Mulai dari jarak hingga yang paling utama adalah harga BBM. Seperti yang diketahui bahwa harga BBM mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal tersebutlah yang secara langsung mempengaruhi biaya angkut untuk membawa hewan qurban dari peternak menuju ke pedagang atau pasar.

Dari keempat faktor tersebut maka bisa dibilang kenaikan harga hewan qurban adalah sesuatu yang mustahil untuk dihindari. Jadi daripada terlalu fokus tentang kenaikan harga tersebut maka ada baiknya untuk mempersiapkan dana dari sekarang. Supaya nantinya ketika membeli hewan untuk qurban maka Anda sudah memiliki dana yang cukup dan tidak terlalu jauh dari perkiraan.

shares